Investigasi El Pais: Lebih dari 3.000 Anak Jadi Korban Pelecehan di Gereja Katolik Spanyol

oleh -249 views
Investigasi panjang yang dilakukan media El Pais mengungkap lebih dari 3.000 orang menjadi korban pelecehan seksual saat masih di bawah umur di lingkungan Gereja Katolik Spanyol. Foto: Catedral de Santa María de la Sede yang lebih dikenal dengan sebutan Katedral Sevilla

CEE disebut masih cenderung mengedepankan “ketidakjelasan dan penyangkalan”, sementara Vatikan dinilai menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada para uskup di Spanyol.

Investigasi juga menemukan pola berulang, di mana imam yang dituduh sering dipindahkan antar paroki atau bahkan ke luar negeri, termasuk ke kawasan Amerika Latin, tanpa proses hukum yang jelas.

Dalam sejumlah kasus, ordo religius disebut tetap memberikan akses kepada pelaku terhadap anak-anak meski telah mengetahui adanya dugaan pelanggaran.

Sorotan Global Kasus Pelecehan

Temuan ini memperkuat hasil survei tahun 2023 oleh komisioner HAM Spanyol yang memperkirakan sekitar 1,13 persen populasi dewasa—atau sekitar 440.000 orang—pernah mengalami pelecehan seksual di lingkungan Gereja Katolik.

Kasus serupa juga terjadi di negara lain, termasuk Amerika Serikat, di mana Keuskupan Brooklyn tengah mengupayakan penyelesaian terhadap sekitar 1.100 kasus pelecehan anak.

Baca Juga  Maroko Incar Prestasi Lebih Tinggi di Piala Dunia 2026 Usai Catatan Bersejarah 2022

Sementara itu, pemimpin Vatikan, Paus Leo XIV, dilaporkan telah menerima laporan investigasi tersebut menjelang rencana kunjungannya ke Spanyol pada Juni mendatang. Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi terkait temuan tersebut.

Kasus ini kembali memicu perhatian global terhadap penanganan dugaan pelecehan seksual di institusi keagamaan, serta tuntutan transparansi dan keadilan bagi para korban.

No More Posts Available.

No more pages to load.