Porostimur.com, Yerusalem – Pihak berwenang Israel tengah melakukan penyelidikan terhadap Sara Netanyahu, istri Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, atas dugaan intervensi dalam kasus korupsi yang melibatkan suaminya.
Kantor Jaksa Agung Israel mengumumkan bahwa polisi telah memulai investigasi terhadap istri Netanyahu ini sejak akhir Desember 2024. Unit kejahatan dunia maya dari Kementerian Kehakiman Israel juga turut serta dalam penyelidikan ini.
Kasus ini mencuat setelah Channel 12 melaporkan bahwa istri Netanyahu telah memerintahkan Hanni Bleiweiss, seorang ajudan suaminya untuk mengorganisir aksi protes serta kampanye daring yang menargetkan Hadas Klein, seorang saksi kunci dalam persidangan korupsi yang menjerat Netanyahu.
Tragisnya, Hanni Bleiweiss meninggal dunia pada tahun 2023, menambah kompleksitas kasus ini.
Benjamin Netanyahu sendiri telah didakwa sejak 2019 dalam tiga kasus yang melibatkan penerimaan hadiah dari pengusaha kaya serta dugaan intervensi dalam media demi liputan positif. Ia dengan tegas membantah semua tuduhan dan menyebutnya sebagai “perburuan penyihir”.
Sara Netanyahu bukan kali ini saja berurusan dengan hukum. Pada tahun 2019, ia terbukti menyalahgunakan dana publik untuk memesan makanan mewah, meskipun sudah memiliki koki pribadi di kediaman resmi Perdana Menteri. Istri Netanyahu ini akhirnya mengakui perbuatannya dalam perjanjian pembelaan dan membayar ganti rugi untuk menghindari hukuman lebih berat.









