“Kalau benar informasi itu, dan tidak spekulatif, dan kemudian terjustifikasi, maka besar kemungkinan kutub kekuatan baru yang dimotori NasDem, Demokrat, dan PKS akan segera dideklarasikan pada waktu terdekat ini. Ini harus terus di-maintance,” imbuhnya.
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh diketahui memang bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan berlangsung Jumat (19/8) sore.
Sekjen NasDem Johnny G Plate mengkonfirmasi pertemuan tersebut. Johnny mengatakan pertemuan berlangsung sekitar dua jam.
“Mulai jam 4 Bang Surya ke Istana, ketemu presiden sampe jam 6 kayaknya, dua jam kira-kira,” kata Johnny ketika dikonfirmasi.
Johnny mengatakan pertemuan itu hal biasa sebagai partai koalisi pemerintah. Pertemuan itu membahas terkait persoalan kenegaraan secara umum.
“Kan kita koalisi presiden, mendiskusikan kenegaraan. Banyak sekali masalah negara yang selalu harus dibicarakan. Seperti biasa pertemuan antara Bang Surya dengan presiden mendiskusikan jalannya negara, bagaimana jalannya negara supaya tetap kuat di situasi tantangan yang besar. Ini kan (pertemuan) periodik selalu, silaturahmi dan diskusi masalah kenagaraan,” ujarnya.
Perihal pemilu, kata Johnny, juga masuk dalam diskusi Jokowi dan Surya Paloh. Keduanya memastikan situasi politik tetap stabil di tengah tantangan yang terjadi saat ini.










