Maroko yang menjadi tim Afrika pertama yang mencapai babak empat besar Piala Dunia akan mendapatkan dukungan penuh di Stadion Al Bayt. Ini diperlukan Maroko untuk meneruskan perjalanan bak dongeng. Pertandingan melawan bekas penjajah Maroko ini juga disambut gembira oleh komunitas Maroko yang terpinggirkan di Prancis.
Tim Afrika Utara ini mendapatkan dukungan besar dari penonton Arab sejak fase grup yang mereka puncaki di atas Kroasia, Belgia, dan Kanada. Lalu kemudian menyingkirkan Spanyol dan Portugal sebelum mencapai semifinal.
Maroko tangguh dalam bertahan dengan hanya kebobolan satu kali, itu pun akibat gol bunuh diri.
“Kami kini menjadi tim yang disukai semua orang karena kami telah membuktikan bahwa sekalipun tidak memiliki banyak talenta dan uang, kami bisa berhasil,” kata Regragui.
Prancis akan masuk gelanggang sambil menghormati lawannya yang pembunuh para raksasa. Les Bleus juga akan bertanding di bawah tatapan penonton yang akan lebih banyak mendukung Maroko.
“Mereka bakal menarik manfaat dari dukungan yang sangat besar, saya sudah menyaksikan hal ini. Kami tahu ini akan menjadi laga yang sangat bising dan kami harus siap menghadapinya,” kata pelatih Prancis Didier Deschamps.










