Karena Gelap & Tiga Puisi Lain Nuriman Bayan

oleh -7 Dilihat

tapi karena gelap, kita melihat bintang-bintang lebih terang
tapi karena gelap, lampu ayah di kejauhan jadi terang-menderang
tapi karena gelap, lampu-lampu jatuh jadi ikan dan ibu jadi tenang
tapi karena gelap, kita jadi tahu di cahaya mana kita harus bernaung
tapi karena gelap, malam-malam gulita jadi pelita selalu kita kenang.

2022.

========

PUISI KECIL BUAT TAN

Kita pergi meninggalkan teluk saat bulan bulat sepanjang laut dan angin selatan berhenti mematahkan daun soki ketapang dan kelapa. Kita pergi sebelum pantai pagi rekah dan malam-malam mulai cerah. Kita pergi sebelum rindu tuntas di laut dan lampu padam sebelum larut. Kita pergi sebelum perahu-perahu kembali dari telaga dan berlabuh di kuala.

Kita pergi membawa wangi angin wangi hujan wangi arus dan wangi ombak dari sebuah teluk yang sejuk. Kita pergi membawa wangi ayah wangi ibu wangi saudara wangi telaga dan kuala yang tak ingin kita lepas dari peluk. Lampu-lampu yang menyala di sana adalah malam-malam yang padam di sini.

Baca Juga  Wali Kota Ambon Ajak Warga Dukung Bathseba Ruth Sweeta di Bintang Radio RRI Tingkat Nasional

Bila suatu saat aku kembali berpaling, maka perempuan itu bukan lagi puisi. Ia adalah lautan yang bertahun-tahun menyusuimu. Ia adalah lautan yang mengajari kita tentang arti langit biru. Ia adalah lautan yang mengajari kita tentang arti cinta.

No More Posts Available.

No more pages to load.