Kecelakaan kerja, PLN siap telusuri kinerja mitra

oleh -71 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Saat sedang melakukan pemasangan sambungan instalasi listrik kepada pelanggan baru, karyawan mitra yang dinaungi PLN yakni PT 63, Mualif, mengalami kecelakaan kerja.

Kecelakaan ini dipicu sengatan tawon saat dirinya sedang memasang sambungan listrik di atas travo.

Hal ini dibenarkan Manager Komunikasi PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Maluku-Maluku Utara, Ramli Malawat, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, di Ambon, Sabtu (11/5).

”Saat ia sampai di atas, tiba-tiba ada seekor tawon menyerang. Ia pun kaget dan merespon dengan mengusirnya menggunakan tangan kiri. Maksud mengusir tawon, tapi ayunan tangan itu lantas menyambar kabel 20 KV yang berada di atas kepalanya hingga dia tersengat listrik,” ujarnya.

Link Banner

Terjadinya kecelakaan kerja ini, akunya, sangat disayangkan dan tidak diinginkan bersama.

Baca Juga  Idrus Marham Bebas Murni dari Lapas Cipinang

Meski demikian, pihaknya menyayangkan tidak adanya koordinasi terlebih dahulu antara mitra kerja dengan pihaknya.

Mirisnya lagi, akunya, pekerja dimaksud ternyata menggunakan alat pelindung diri (APD) yang sangat minim.

Menurutnya, dalam melaksanakan setiap kegatan, pihaknya selalu berkomitmen untuk mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) maupun Keselamatan Ketenagalistrikan (K2), baik untuk pegawai PLN maupun mitra kerjanya.

Pasalnya, sebelum pekerjaan dilakukan, jelasnya, harus memenuhi standar operasional dan prosedur (SOP) yang berlaku.

Setiap pekerjaan yang dilakukan sudah memiliki SOP dimana hal itu sudah mengatur kesiapan personil maupun peralatan kerja.

”PLN menyesalkan dengan adanya kejadian itu. Dan tentu akan melakukan tindakan tegas kepada mitra kerja apabila betul terjadi pelanggaran penerapan K3,” tegasnya.

Baca Juga  Polres SBB Gelar Pengisian Kuisioner Indeks Tata Kelola

Dijelaskannya, Mualif merupakan salah satu petugas dari mitra kerja yang dalam melakukan pekerjaannya, ia sudah memenuhi SOP sesuai dengan perintah kerja yang diberikan PLN ULP Ambon Kota, tepatnya pekerjaan penyambungan baru bagi pelanggan atas nama Poen Roberth Purwanto dengan daya 3500 VA pada tanggal 10 Mei 2019.

”Ketika ia sedang melakukan pekerjaan penyambungan baru pada Jaringan Tegangan Rendah (JTR) eksisting dan mendapat gangguan dari lebah kecil di atas gardu. Korban yang merasa terganggu karena gangguan lebah ini, mengibaskan tangannya untuk mengusir hewan itu. Sayangnya, tanpa sengaja tangan korban yang digunakan untuk mengusir lebah justru tersentuh Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dan tersengan listrik bertegangan 20 kV/20.000 Volt,” terangnya.

Baca Juga  Sinetron 'Dari Jendela SMP' Dikecam Se Indonesia Raya, KPI Layangkan Teguran Keras

Atas kondisi kecelakaan kerja dimaksud, tegasnya, pihaknya akan melakukan investigasi di lapangan dan telah berkomunikasi dengan Mualif, pasca dirinya siuman di Rumah Sakit.

Apalagi, tambahnya, pihaknya selalu berkomitmen untuk mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) maupun Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) dalam setiap kegiatan pekerjaan yang dilakukan, baik untuk pegawai PLN maupun mitra kerja.

”Setiap pekerjaan yang dilakukan sudah memiliki SOP, dimana hal itu sudah mengatur kesiapan personil maupun peralatan kerja. PLN menyesalkan dengan adanya kejadian tersebut, dan tentu akan melakukan tindakan tegas kepada mitra kerja apabila betul terjadi pelanggaran penerapan K3,” pungkasnya. (keket)