Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Dr. Mohammad Malawat menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Kementerian Perhubungan karena telah memberikan akses konektivitas melalui penerbangan subsidi perintis kepada masyarakat Maluku di wilayah-wilayah Tertinggal, Terluar, Terdepan dan Perbatasan (3TP).
“Maluku ini terdiri dari 1.340 pulau dan terdapat 19 pulau yang berbatasan dengan Australia dan Timor Leste. Jadi masyarakat Maluku sangat mengidolakan hadirnya penerbangan perintis penumpang ini,” ungkapnya.
Malawat menuturkan betapa besar kebutuhan masyarakat Maluku akan penerbangan perintis di wilayah Maluku.
“Kondisi laut terbilang ekstrim, sewaktu-waktu cuaca berubah sehingga kapal sangat susah untuk berlabuh dan satu-satunya akses yang bisa dilalui hanya melalui udara,” tukasnya.
Mohammad bilang, arus pergerakan orang cukup besar di Maluku, karena berbatasan dengan Papua dan Nusa Tenggara Timur.
“Kami berharap dengan beroperasinya angkutan udara perintis penumpang dapat membantu meningkatkan perekonomian dan pariwisata di Maluku dan sekitarnya,” pungkasnya.
Berikut 11 rute angkutan udara perintis penumpang Korwil Langgur:
1. Kupang-Kisar pp
2. Langgur-Larat pp









