Kisah Nabi Isa Mengadu kepada Allah karena Ya’juj dan Ma’juj

oleh -690 views

Isa meneruskan, “Saat itulah Ya’juj dan Ma’juj keluar dari segala arah dengan cepat lalu menjelajahi negeri mereka dan memporak-porandakan segala sesuatu yang dilewatinya tanpa terkecuali serta meminum setiap air yang dilintasinya.”

Isa meneruskan, “Selanjutnya, orang-orang kembali mengeluhkan mereka, aku pun mendoakan keburukan kepada Ya’juj dan Ma’juj sehingga Allah membinasakan dan mematikan mereka.

Dampaknya, bumi dipenuhi dengan bau busuk mereka dan Allah menurunkan hujan yang menghanyutkan bangkai mereka dan menghempaskannya ke laut.

Sesuai dengan pesan yang disampaikan Tuhanku kepadaku bahwa apabila hal tersebut terjadi seperti itu maka Kiamat laksana wanita yang hamil tua. Tidak ada seorang pun keluarganya yang mengetahui kapan kelahirannya, malam atau siang.“

Imam Ahmad berkata, “Muhammad bin Basyar menuturkan kepada kami dari Muhammad bin Amru, dari Khalid bin Amru, dari Ibnu Harmalah, dari bibinya, ia berkata: “Rasulullah SAW berkhutbah dalam keadaan jarinya dibalut karena gigitan kalajengking.

Baca Juga  3.150 Calon Mahasiswa Ikuti Seleksi Mandiri UTBK Unpatti, Perebutkan 3.457 Kursi

Beliau bersabda: “Kalian mengatakan bahwa tidak ada musuh bagi kalian. Sesungguhnya, kalian tetap akan memerangi musuh sampai keluarnya Ya’juj dan Ma’juj yang berwajah lebar, bermata sipit, dan rambut berwarna cokelat muda. Mereka semua datang dengan cepat dari segala arah dengan muka laksana perisai yang saling bertumpuk”. (HR Ahmad)

No More Posts Available.

No more pages to load.