Kisah Pembebasan Makkah di Bulan Ramadan: Toleransi dalam Teladan Rasulullah

oleh -584 views
Ilustrasi Fathu Makkah (Foto: Fauzan Kamil/detikcom)

Di perjalanan ternyata kaum musyrikin menghadang kaum muslimin, alhasil mereka tidak bisa masuk ke Makkah untuk umrah.

Umar bin Khattab bertanya kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah bukankah engkau memberitahu kami bahwa kita akan mendatangi Kakbah dan tawaf mengelilinginya?

Nabi Muhammad SAW menjawab, “Ya betul, wahai Umar, tetapi apakah aku memberitahu bahwa engkau akan mendatanginya tahun ini?”

Umar lantas menjawab, “Tidak, wahai Rasulullah.”

Kemudian Nabi Muhammad SAW bersabda, “Maka, engkau akan mendatanginya dan mengelilinginya.”

Lalu Rasulullah mengadakan gencatan senjata Al-Hudhaibiyah dengan kaum musyirikin di tahun tersebut. Karena perjanjian ini lah, selang dua tahun jumlah pengikut agama Islam bertambah berkali-kali lipat.

Di pertengahan gencatan senjata, kaum musyrikin Quraisy melanggar aturan, kejadian ini menjadi faktor lahirnya Pembebasan Makkah atau Fathu Makkah.

Kemurahan Hati Rasulullah SAW

Dilansir dari buku The Art of Forgiving 1 ditulis Dimitri Mahayana, dijelaskan mengenai kemurahan hati Rasulullah SAW yang memaafkan musuh-musuhnya.

Baca Juga  SKK Migas Target Groundbreaking Proyek Masela dalam Bulan ini

Suatu ketika Rasulullah SAW berhasil menaklukan kota Makkah, lantas dihadapannya orang-orang yang menjadi musuh lama beliau. Mereka telah membunuh keluarga dan para sahabat.

No More Posts Available.

No more pages to load.