Kemudian Rasulullah SAW bersabda, “Pergilah! Kalian adalah orang-orang yang bebas.”
Setelah hari itu munculnya slogan dari Nabi Muhammad SAW, “Hari ini adalah hari kasih sayang.”
Hikmah Pembebasan Makkah
Dilansir dari buku The Miracle of Sabar ditulis oleh Ahmad Naufel cara Rasulullah SAW memperlakukan musuh-musuhnya dari kisah Fathu Makkah.
Ketika Rasulullah SAW membawa pengikutnya menaklukan kota Makkah, para kaum Quraisy sangat ketakutan, sebab mereka menyaksikan jumlah umat Islam yang bertambah banyak.
Bahkan Abu Sufyan selaku pemimpin dari kaum Quraisy telah menyerah, namun Pembebasan Makkah bukan hanya sekedar umat Islam lebih unggul dari musuhnya, Nabi Muhammad SAW bukanlah seorang pendendam.
Umat Islam yang telah unggul, Rasulullah pun tetap tidak memerintahkan umatnya untuk bertindak destruktif, Nabi Muhammad SAW juga sempat berpidato, “Barang siapa masuk ke Masjidil Haram, dia akan dilindungi. Barang siapa masuk ke rumah Abu Sufyan dia akan dilindungi.”
Hikmah Pembebasan Makkah adalah pelajaran dari sikap Rasulullah SAW yang tidak hanya menghargai keyakinan orang lain, tetapi juga kelompok yang sudah menumpahkan darah para sahabat selama bertahun-tahun. Hingga membuat Abu Sufyan pemimpin kaum Quraisy masuk Islam.












