Keesokan harinya Rasulullah justru memanggil Ali bin Abi Thalib yang ketika itu sedang mengalami sakit mata. Setelah Rasulullah meludahi kedua matanya, Ali sembuh seketika.
Sebelum berangkat, Rasulullah berpesan kepada Ali, “Ajaklah mereka kepada Islam sebelum engkau memerangi mereka. Sebab, demi Allah, seandainya Allah memberi hidayah seorang di antara mereka lewat tanganmu maka sungguh itu lebih baik bagimu daripada unta merah (harta bangsa Arab yang paling mewah ketika itu).” (HR Imam Muslim)
Amir bin Akwa RA maju menghadapi tantangan tersebut namun gugur sebagai syahid.
Selanjutnya Ali bin Abi Thalib maju menghadapi Marhab dan berhasil mengalahkannya. Kemenangan itu menjadi titik balik yang melemahkan semangat pasukan Yahudi sehingga benteng demi benteng akhirnya berhasil dikuasai kaum muslimin.
Benteng Khaibar Berhasil Ditaklukkan
Wilayah Khaibar memiliki tiga lapis pertahanan yang masing-masing terdiri atas beberapa benteng.
Kaum muslimin harus menaklukkan benteng demi benteng secara bertahap. Setiap kali satu benteng jatuh, pasukan Yahudi berpindah ke benteng berikutnya hingga akhirnya seluruh pertahanan mereka berhasil dikuasai oleh kaum muslimin.
Peristiwa Daging Beracun
Meski telah kalah dalam peperangan, sebagian kaum Yahudi masih berupaya mencelakai Rasulullah SAW.









