Porostimur.com | Ambon: Sejak hari kedua operasi pencarian korban hilang dalam tragedi terbakarnya KM. Karya Indah, Ahad 30 Mei kemarin, Bakamla RI Zona Maritim Timur, menurunkan KN Ular Laut 405 untuk bergabung dalam operasi.
Komandan KN Ular Laut 405 Letkol Bakamla, Umar Dani mengatakan Kapal Negara tersebut dilibatkan dalam operasi pencarian Dedi Hidayat, satu-satunya korban yang belum ditemukan hingga hari ini.
“Sekitar pukul 07.00 WIT, melaksanakan operasi pencarian Dedi Hidayat (43), korban KM Karya Indah yang terbakar di Perairan Lifmatola, Kabupaten Kepulauan Sula pada Sabtu 29 Mei 2021,” katanya.
Umar Dani menjelaskan, operasi pencarian korban hilang ini, dilakukan bersama Tim Rescue Unit Siaga SAR Sanana, KRI Al-Bakora TNI AL, TNI-Polri, KUPP dan dibantu masyarakat setempat.
Umar Dani dalam arahannya menjabarkan areal operasi yakni, SRU 1 RIB 01 Sanana dengan luas area pencarian 68.7 NM2, SRU 2 Speed Pol Air Sanana dengan luas 68.7 NM2, SRU 3 KN Ular Laut 405 BAKAMLA-RI dengan luas area pencarian 69.9 NM2, dan SRU 4 KRI AL BAKORA 867 dengan luas area pencarian 67.4 NM.

Dikatakan, memasuki hari ketiga pencarian, hari ini, Senin (31/5/2021), Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian dengan menyisir areal lokasi musibah tersebut.












