Makin Tertekan, Kursi Ali Dano Hasan Tak Lagi Tenang

oleh -173 views
Posisi Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif (Disparbudekraf) Halmahera Selatan, Ali Dano Hasan, kini berada dalam sorotan. Desakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Halmahera Selatan agar dirinya dicopot dari jabatan mulai mendapat respons dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.

Pemerintah daerah masih harus memastikan terlebih dahulu apakah tindakan yang dipersoalkan tersebut masuk dalam kategori pelanggaran etik maupun disiplin ASN.

PWI Desak Netralitas Pejabat Dijaga

Aksi PWI Halmahera Selatan merupakan bagian dari solidaritas profesi menyusul laporan dugaan penghalangan kerja jurnalistik terhadap seorang wartawan ketika menjalankan tugas peliputan di kawasan Kusu Island Resort.

Dalam aksi tersebut, PWI menyuarakan sejumlah tuntutan, terutama agar pemerintah daerah menjaga netralitas pejabat publik dan menjunjung tinggi kemerdekaan pers serta keterbukaan informasi publik.

PWI juga meminta setiap dugaan pelanggaran terhadap kerja jurnalistik ditangani secara terbuka dan sesuai ketentuan hukum.

Bagi organisasi wartawan tersebut, persoalan ini tidak semata-mata menyangkut seorang pejabat atau satu peristiwa peliputan. Lebih jauh, kasus tersebut menyentuh prinsip kemerdekaan pers dan hak publik untuk memperoleh informasi.

Baca Juga  Kekurangan Ruang Kelas, Siswa SDN 28 Halbar Terpaksa Belajar di Selasar Sekolah

Karena itu, PWI meminta pemerintah daerah memastikan proses pemeriksaan dilakukan secara objektif dan tidak berhenti pada klarifikasi administratif semata.

Di sisi lain, pemerintah menyatakan proses harus berjalan sesuai aturan dan tetap memberikan ruang bagi pihak yang dipersoalkan untuk menjalani pemeriksaan.

No More Posts Available.

No more pages to load.