Mabes Polri Beberkan Peran Pelaku Utama Kerusuhan Yahukimo

oleh -71 views
Link Banner

Porostimur.com – Jakarta: Polres Yahukimo bersama Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi telah menangkap Morume Keya Busup, yang menjadi pelaku utama penyerangan suku Yali yang berujung kerusuhan di Yahukimo, Papua. Polri pun membeberkan peran Morume dalam kerusuhan itu.

“Pada kemarin, tanggal 9, sekitar pukul 03.40 WIT, telah dilakukan penangkapan terhadap satu tersangka lagi berinisial MKB. Ini pelaku utama dari aksi kekerasan di Yahukimo. Sudah ditangani oleh Polres Yahukimo untuk proses selanjutnya,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Minggu (10/10/2021).

Rusdi menjelaskan Morume diduga menjadi tokoh yang menginisiasi, mengumpulkan, hingga menggerakkan massa di balik peristiwa kerusuhan di Yakuhimo, Papua. Kini, Polri masih terus mendalami peran Morume.

Baca Juga  Sambut Lebaran, umat Muslim Manokwari gelar takbir keliling

“Kita dalami (peran pelaku utama),” katanya.

“Tapi berdasarkan informasi yang diterima oleh kepolisian di sana, yang bersangkutan adalah yang menginisiasi kemudian mengumpulkan dan menggerakkan daripada kelompok-kelompok sehingga terjadi kekerasan di Yahukimo,” sambung Rusdi melengkapi.

Rusdi membenarkan bahwa Morume Keya Busup merupakan kepala suku umum Kimoyal. Morume diketahui menyerang suku Yali pada Minggu (3/10) lalu.

“Iya kepala suku dan indikasi daripada aparat kepolisian dia pelaku utama,” ujarnya.

Sejauh ini, terang Rusdi, sudah ada 23 tersangka yang ditahan oleh Polres Yahukimo. Dalam penangkapan para tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu buah busur, sembilan anak panah, satu buah kapak, satu unit ponsel, perangkat elektronik, hingga identitas diri lain milik tersangka.

Baca Juga  Bagi Sembako, GP Ansor & Banom NU Gandeng Petinggi Polres Kepulauan Sula

Kini, polisi masih melakukan penyidikan, termasuk mencari para DPO, untuk menyelesaaikan kasus kekerasan di Kabupaten Yahukimo, Papua.

“Sampai saat ini mungkin masih ada beberapa DPO. Kita nanti tunggu kabar dari Polda Papua,” kata dia. (keket)

No More Posts Available.

No more pages to load.