Porostimur.com, Ambon — Setiap tahun, ketika kalender memasuki 7 September, Kota Ambon merayakan hari jadinya. Upacara digelar. Spanduk dipasang. Sejarah kota kembali diceritakan. Angka usia Kota Ambon disebut berdasarkan tahun 1575.
Tetapi di balik angka yang terus diwariskan dari generasi ke generasi itu, terdapat satu pertanyaan sederhana yang ternyata tidak sederhana untuk dijawab: Apa sebenarnya yang terjadi di Ambon pada 7 September 1575?
Pertanyaan itu menjadi penting karena penelusuran terhadap sejumlah sumber sejarah menunjukkan bahwa tanggal 7 September dan tahun 1575 tampaknya memiliki dasar sejarah yang berbeda.
Tahun 1575 dikaitkan dengan pembangunan benteng Portugis di kawasan Honipopu yang kemudian dikenal masyarakat sebagai Kota Laha.
Sementara tanggal 7 September justru dikaitkan dengan sebuah momentum politik pada 7 September 1921, ketika masyarakat Ambon memperoleh hak politik dalam pemerintahan kolonial.
Dua momentum berbeda itu kemudian bertemu dalam satu keputusan sejarah pada 1972:
7 September 1575.
Di sinilah anomali itu mulai terlihat.
Dan persoalannya menjadi semakin menarik ketika muncul sumber lain yang menunjuk pada 25 Maret 1576 sebagai tanggal peletakan batu pertama Benteng Nossa Senhora da Anunciada, benteng yang kemudian berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan Kota Ambon.











