Porostimur.com, Washington – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) mempublikasikan tiga memo Federal Bureau of Investigation (FBI) yang berisi ringkasan wawancara terkait tuduhan kekerasan seksual yang belum terverifikasi terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Dokumen tersebut sebelumnya tidak muncul dalam kumpulan besar arsip kasus Jeffrey Epstein yang telah dirilis sebelumnya. Analisis media CNN menemukan adanya puluhan catatan wawancara saksi yang tidak dimasukkan dalam arsip daring bukti penyelidikan terhadap Epstein.
Memo Wawancara Saksi
Catatan yang dipublikasikan tersebut dikenal sebagai memo “302”, yakni dokumen internal FBI yang merangkum keterangan narasumber kepada agen penyidik. Memo tersebut hanya berisi pernyataan narasumber tanpa menyertakan bukti pendukung ataupun opini dari agen FBI.
Di antara dokumen yang sebelumnya tidak dipublikasikan terdapat tiga memo wawancara dengan seorang perempuan yang mengaku mengalami kekerasan fisik dan seksual oleh Epstein sejak berusia sekitar 13 tahun.
Dalam salah satu wawancara tersebut, perempuan itu juga menuduh Trump melakukan kekerasan seksual terhadap dirinya. Namun hingga kini tuduhan tersebut belum diverifikasi dan Trump secara konsisten membantah keterlibatan atau tindakan yang berkaitan dengan Epstein.












