Mendagri Sebut Wacana Pilkada 2024 Dipercepat September Ide Akademisi dan DPR

oleh -285 views
Tito Karnavian (Foto: Dok. Kemendagri)

Porostimur.com, Jakarta – Mendagri Tito Karnavian mengakui adanya wacana untuk mempercepat pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Wacana itu, kata Tito, datang dari kalangan akademisi dan DPR RI.

“Itu kan ada ide dari kalangan akademisi maupun dari DPR, teman-teman DPR,” kata Tito di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (31/8/2023).

Tito menjelaskan filosofi lahirnya UU Nomor 10 Tahun 2016 adalah keserempakan antara pusat dengan daerah. Karena itu, Pemilihan Umum pun dilaksanakan secara serentak.

“Memang salah satu filosofi daripada lahirnya UU nomor 10 tahun 2016 tentang pilkada itu adalah keserempakan antara pemerintahan pusat, kemudian tingkat i dan tingkat ii. Makanya di tahun yang sama dilaksanakan election ya, Pileg, Pilpres 14 Februari. Ronde keduanya kalau ada di bulan Juni. Terpilih dilantik 20 Oktober. Saya ulangi, DPR di 1 Oktober,” tuturnya.

Hal itu, kata Tito, membuat kalangan DPR dan akademisi mempertanyakan pelaksanaan Pilkada 2024 pada 27 November. Sebab, sengketa pilkada biasanya berlangsung selama tiga bulan. Padahal masa jabatan seluruh kepala daerah hasil Pilkada 2020 habis pada 31 Desember. Tito mengatakan menurut kalangan DPR dan akademisi hal itu membuat pemerintahan menjadi tidak efektif.

No More Posts Available.

No more pages to load.