Tahoku, 16 Mei 2021
========
PANTAI YANG KAMI KENANG
Sama halnya anak-anak yang menikmati hujan berguguran setalah berbulan-bulan ditikam panas berkepanjangan– di pantai yang tak pernah kami lepas ramai, kami berada di antara anak ombak, di atas gusepa yang setia menjadi jarum menjahit tawa hingga lupa arah pulang. Itu sebelum 3G dan 4G memasuki kampung-kampung.
Setelah bagun tidur, maupun sepulang sekolah
pantai ada wahana terindah yang selalu kami datangi berkali-kali tanpa janji
Di suatu pagi, siang hari , hingga sore hari, suara kami selalu ada bersama sahutan burung pantai, juga nyaring suara ibu memanggil pulang ketika jam makan, jam tidur siang, maupun hari dijemput petang.
Dan kini pantai selalu kami kenang
sebab usia tak bisa lagi diajak untuk mengulang
Tahaku, 16 Mei 2022
=====









