Porostimur.com, Ambon – Karantina Maluku melakukan pemeriksaan ketat terhadap 10 ton komoditas pala yang akan diekspor ke Belanda sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas dan daya saing rempah unggulan Maluku di pasar internasional.
Pemeriksaan tersebut dilakukan di fasilitas PT Kabong Tanipala/Gudang Arang, Ambon, Kamis (4/6/2026), mencakup pengecekan fisik hingga pengambilan sampel laboratorium guna memastikan komoditas memenuhi standar fitosanitari negara tujuan.
Pastikan Bebas OPTK dan Aman Dikonsumsi
Kepala Karantina Maluku, Willy Indra Yunan, menjelaskan bahwa proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk menjamin pala yang dikirim bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK), aman dikonsumsi, serta sesuai dengan standar mutu internasional.
“Karantina Maluku hadir untuk memberikan jaminan bahwa setiap komoditas yang diberangkatkan tidak hanya unggul secara kuantitas, tetapi juga memiliki kualitas terbaik dan mampu bersaing di pasar global. Sinergi bersama pelaku usaha menjadi kunci dalam membawa produk unggulan Maluku semakin dikenal dunia,” ujar Willy.
Adapun total komoditas yang diperiksa terdiri dari 4 ton bunga pala dan 6 ton pala biji yang akan menembus pasar Eropa.
Perkuat Daya Saing Pala Maluku
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan pasar internasional terhadap kualitas rempah asal Maluku, khususnya pala yang telah lama dikenal sebagai komoditas unggulan daerah.











