Pedagang Ornamen Tahun Baru di Landmark Langgur Ngeluh Omzet Menurun

oleh -104 views

Porostimur.com, Langgur – Menjelang malam pergantian Tahun Baru 2026, para penjual ornamen musiman kembali bermunculan di sejumlah titik keramaian di Kabupaten Maluku Tenggara. Namun, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sebagian pedagang mengeluhkan penurunan omzet penjualan.

Salah satu titik yang biasanya ramai adalah kawasan Landmark Langgur, Ohoijang. Di lokasi ini, sejumlah pedagang menjajakan berbagai ornamen khas Tahun Baru seperti terompet dan bando.

Penjual Musiman Manfaatkan Momen Tahun Baru

Sebagian besar pedagang ornamen Tahun Baru merupakan penjual musiman yang memiliki usaha lain di hari biasa. Mereka memanfaatkan momen pergantian tahun dengan harapan bisa menambah penghasilan.

Abang Ali, salah satu pedagang yang membuka lapak di samping Landmark Langgur sejak 30 Desember hingga 1 Januari 2026, mengaku setiap tahun rutin berjualan ornamen buatannya sendiri.

“Hanya tiga hari jualan di sini. Saya buat sendiri tiap tahun. Hari ini laku sekitar tiga ratus ribuan,” ujarnya, Rabu (31/12/2025).

Baca Juga  Sengketa Lahan OSM Jadi Sorotan, DPRD Maluku Siap Surati Mabes TNI Jika Kodam Kembali Absen

Ia menjual berbagai ornamen seperti terompet dan bando dengan harga berkisar antara Rp15 ribu hingga Rp25 ribu per buah.

Omzet Menurun Dibanding Tahun Lalu

Meski kawasan Landmark Langgur tetap dipadati pengunjung, Abang Ali mengaku pendapatan tahun ini jauh menurun dibandingkan momen pergantian tahun sebelumnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.