Porostimur.com, Ambon – Proses seleksi Sekretaris Kota (Sekda) Ambon definitif kini memasuki fase krusial. Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon masih menunggu hasil penilaian asesor dari Kementerian Dalam Negeri sebagai bagian akhir sebelum penetapan pejabat definitif.
Wali Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi masih berjalan sesuai mekanisme, dan keputusan akhir belum dapat ditetapkan sebelum seluruh hasil penilaian dikompilasi.
“Jadi kita menunggu saja,” ujarnya singkat, Senin (11/5/2026).
Pernyataan tersebut menandai bahwa proses seleksi kini tidak lagi berada pada tahap administratif semata, melainkan sudah mengerucut pada penilaian kualitas dan kelayakan kandidat secara menyeluruh.
Penilaian Berlapis Tentukan Tiga Besar
Menurut Wali Kota, hasil penilaian asesor dari Kementerian Dalam Negeri nantinya akan digabungkan dengan hasil panitia seleksi (pansel) serta rekam jejak masing-masing peserta.
Dari proses tersebut, akan dihasilkan tiga nama kandidat terbaik yang kemudian diajukan kepada pejabat pembina kepegawaian, dalam hal ini wali kota, untuk ditetapkan satu orang sebagai Sekda definitif.
Skema ini mencerminkan mekanisme seleksi yang berlapis, dengan mempertimbangkan aspek kompetensi, integritas, hingga pengalaman birokrasi.
Empat Kandidat Bersaing
Diketahui, seleksi Sekretaris Kota Ambon telah dimulai sejak 17 April 2026, dengan empat pejabat yang mengikuti seluruh tahapan.
Mereka adalah Pelaksana Tugas Sekda Ambon Robby Sapulette, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Apries Gaspersz, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Richard Luhukay, serta Kepala BKPSDM Steven Dominggus.
Keempatnya merupakan figur birokrat senior di lingkup Pemkot Ambon yang dinilai memiliki kapasitas untuk menduduki jabatan strategis tersebut.
Harapan Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
Seleksi Sekda ini menjadi bagian penting dalam konsolidasi birokrasi di lingkungan Pemkot Ambon. Posisi Sekda dinilai sebagai motor penggerak administrasi pemerintahan, sekaligus penghubung antara kebijakan kepala daerah dan implementasi di tingkat perangkat daerah.
Karena itu, penetapan pejabat definitif diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di ibu kota Provinsi Maluku tersebut.
Dengan proses yang kini memasuki tahap akhir, publik menanti siapa figur yang akan dipercaya mengemban jabatan strategis tersebut di tengah tantangan pembangunan kota yang semakin kompleks.
(red/mcambon)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com











