Rahmat Mustari mengatakan, Muhammad Kasuba dengan kepemimpinannya di Halmahera Selatan selama dua periode sebagai bupati dan Basri Salama dengan pengalamannya sebagai DPD RI pada periode sebelumnya telah menunjukkan kinerja nyata bagi daerah.
“Karena itu pasangan ini memiliki jejak kepemimpinan baik sebagai eksekutif maupun legislatif yang dapat ditawarkan kepada masyarakat untuk memimpin Maluku Utara,” ujar Mustari.
“Selain itu, sebagaimana kita tahu bersama, kedua tokoh ini tidak lahir dari kalangan hartawan atau ningrat yang merasa superior dan istimewa, melainkan dari orang-orang biasa di kampung. Dengan rekaman memori sebagai orang-orang biasa, Muhammad Kasuba dan Basri Salama sangat memahami dan dapat memperjuangkan kebutuhan paling mendasar dari masyarakat kita,” pungkasnya. (Amirudin Irsad)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









