“Hal ini bagi kami, sudah menggambarkan hubungan kemitraan yang sangat baik. Perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang secara nyata memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” tandasnya.
Kita ketahui, lanjut Jasmono, Kabupaten Maluku Tenggara dan Universitas Gadjah Mada dalam berbagai kesempatan sudah sering bekerja sama. Sejak Tahun 2023 yang lalu, dan baru saja memperbarui MoU Kerjasama.
Tahun ini, dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara kembali bekerja sama dengan Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) UGM.
Dalam hal peningkatan kualitas ASN, Pemerintah Daerah sudah mengirimkan sekian ASN yang menimba ilmu di UGM.
“Hari ini di Maluku Tenggara, alumni UGM yang tergabung dalam Kaluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) sudah lebih dari 50 orang,” katanya.
Menurutnya, hal ini menjadi bukti hubungan kemitraan yang sangat produktif yang terjaga selama ini. Di samping berbagai bentuk kerjasama dan dukungan yang selalu terjalin antara Pemda Maluku Tenggara dan Universitas Gadjah Mada.
Khusus terkait KKN, Maluku Tenggara secara rutin mengusulkan dan menerima Tim KKN setiap tahun. Sudah lebih dari 10 Tahun, KKN PPM UGM dilaksanakan di berbagai Ohoi dan Kecamatan di Kabupaten Maluku Tenggara. Maluku Tenggara juga cukup beruntung, karena sudah lebih dari 5 tahun terakhir, Kami selalu dikirimkan Tim KKN setiap tahun.











