Bupati Maluku Tenggara Sampaikan Sejumlah Capaian Pembangunan Dalam Musrenbang RKPD Provinsi Maluku

oleh -105 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022, Kamis (22/4/2021).

Agenda tahunan yang dihadiri bupati dan walikota se-Provinsi Maluku tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku, Kasrul Selang di Swiss Belhotel Ambon.

Musrenbang RKPD Provinsi Maluku bertujuan untuk menyelaraskan program dan sasaran kegiatan pembangunan daerah yang didalamnya juga termuat prioritas pembangunan nasional serta melakukan klarifikasi program dan kegiatan usulan kabupaten/kota.

Dalam rapat tersebut, seluruh bupati dan walikota se-Maluku diberikan kesempatan terkait pemaparan.

Adalah Bupati Maluku Tenggara (Malra), M. Thaher Hanubun, yang tampil urutan pertama untuk pemaparan dari para bupati/walikota se-Maluku.

Baca Juga  Bank BPD Cabang Sanana Pertimbangkan Tunda Setoran Kredit Pemilik Warkop

Pada kesempatan itu pula, dilakukan pula Penyerahan Arah Kebijakan dan Usulan Prioritas Kabupaten Malra untuk penganggaran Provinsi Maluku Tahun 2022.

Penyerahan Arah Kebijakan dan Usulan Prioritas Kabupaten Malra tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Hanubun kepada Sekda Maluku.

Bupati Hanubun yang ditemui jurnalis Porostimur.com di sela-sela kegiatan Musrenbang mengatakan, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara telah mengambil langkah-langkah konkrit yang berhubungan dengan peningkatan pelayanan kesehatan, penguatan jaminan sosial, pemberdayaan masyarakat, perluasan kesempatan kerja dan peluang usaha, harus dapat diakomodir sebagai prioritas program dan kegiatan perangkat daerah.

Bupati Hanubun mengungkapkan, terkait capaian kinerja pembangunan tahun 2020, BPS telah merilis capaian indikator makro pembangunan tahun 2020, yang secara langsung menggambarkan kondisi sebagai hasil dari pembangunan.

Baca Juga  Kementerian ESDM Tawarkan WKP Telaga Ranu di Tahun ini

“Kita patut bersyukur, karena dalam situasi yang tidak menentu akibat pandemi Covid-19, kebijakan yang kita tempuh, pelayanan yang kita lakukan serta dengan dukungan dan sinergi seluruh element masyarakat, kita masih mampu mencapai hasil-hasil positif,” katanya.

Sementara dalam aspek pelayanan kesehatan, upaya penangnana Covid-19 terus dioptimalkan. Demikian halnya dengan penanggulangan stunting dalam rangka peningkatan kualitas SDM.

Diketahui, presentase angka stunting di Malra tahun 2018 sebesar 30,01 persen mampu ditekan pada tahun 2020 menjadi 22,95 persen.

Selain itu, tingkat kemiskinan Malra di tahun 2018 sebesar 23,27 persen turun menjadi 22,75 persen pada tahun 2019, dan selanjutnya mampu ditekan menjadi 22,57 persen di 2020. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2018 sebesar 65, 53 naik di tahun 2019 menjadi 65,85 selanjutnya mampu ditingkatkan lagi 66,20 di tahun 2020, serta laju inflasi di tahun 2020 masih terjaga di angka 2,06 persen.

Baca Juga  Aliansi Anak Negeri Indonesia Timur Kecam Perusakan Foto Gubernur Malut

Khusus untuk inflasi, kabupaten Malra dalam dua tahun terakhir mampu menjaga tingkat inflasi di kisaran 2 sampai 3 persen. Hasilnya, di tahun 2020 Malra mampu meraih penghargaan Anugerah TPID Kemenko Maritim dan Investasi.

“Kita harapkan prestasi pengendalian inflasi dapat dipertahankan, sehingga sinergi dan dukungan seluruh pihak sangat diperlukan,” pungkasnya. (nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.