Perkuat Kolaborasi Atasi Sampah, Pemkot Ambon Pasang Trash Boom di Tiga Sungai

oleh -18 Dilihat
Wali Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena saat menghadiri kegiatan Kolaborasi Gerakan Lingkungan Berkelanjutan di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, Kamis (20/8/2026).

Sampah Harus Dikendalikan dari Sumbernya

Bodewin menegaskan, penanganan sampah harus dimulai dari sumbernya. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan menjadi bagian penting dari upaya mengurangi beban pengelolaan sampah di Kota Ambon.

“Kalau masih ada perilaku membuang sampah di sungai dan selokan, maka masalah sampah di Kota Ambon tidak akan selesai. Karena itu, membangun kesadaran masyarakat menjadi bagian penting dari upaya kita,” tegasnya.

Persoalan tersebut menjadi semakin penting karena sungai-sungai di Kota Ambon memiliki keterhubungan langsung dengan kawasan pesisir dan Teluk Ambon.

Untuk mencegah sampah dari aliran sungai masuk ke laut, Pemkot Ambon bersama Clean Rivers telah memasang tiga trash boom atau jaring penahan sampah di muara Sungai Wairuhu, Waitomu, dan Waiheru.

Langkah tersebut diharapkan menjadi bagian dari sistem pengendalian sampah sebelum material sampah terbawa arus dan masuk ke Teluk Ambon.

Baca Juga  Relawan Bakti BUMN Bukan Seremoni, Hambra Samal: Bukti Kehadiran Negara di Pelosok Maluku

Ke depan, kolaborasi serupa diarahkan untuk memperluas pemasangan jaring penahan sampah pada sembilan sungai yang berada di wilayah Kota Ambon.

Upaya tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penanganan sampah tidak hanya dilakukan setelah sampah terkumpul di daratan, tetapi juga dengan mencegah sampah berpindah dari sungai menuju laut.

No More Posts Available.

No more pages to load.