Zulhas mengatakan penilaian dan persepsi masyarakat tentang kinerja Jokowi justru sangat tinggi. Berbagai survei menyebut angkanya di atas 73 persen. Hal ini menunjukkan pengakuan masyarakat untuk keberhasilan pemerintah dalam menghadapi pandemi dan berbagai situasi yang tidak menentu.
Zulhas mengatakan PAN akan menjalin komunikasi dengan berbagai kalangan termasuk partai agar sepakat dengan penundaan Pemilu 2024.
2. Mengkaji Penundaan Pemilu 2024
Partai Golkar
Golkar akan mengkaji secara serius wacana perpanjangan masa jabatan Jokowi. Golkar berpandangan perpanjangan masa jabatan presiden bukan hal yang tabu untuk dibicarakan. “Yang tidak bisa diubah hanya Kitab Suci. Di luar itu, semua bisa diubah, asal melalui mekanisme konstitusi,” kata Wakil Ketua Umum Golkar Melchias Markus Mekeng di Jakarta, Jumat (25/2/2022).
Munculnya wacana memperpanjang masa jabatan Jokowi, karena adanya permintaan masyarakat, baik disampaikan kepada Ketum Golkar Airlangga Hartarto maupun para anggota DPR dari Fraksi Golkar. Sebagai partai yang memperjuangkan aspirasi masyarakat, Mekeng mengatakan Golkar harus merespons permintaan tersebut.
Mekeng menekankan hal yang paling penting dari ide perpanjangan jabatan Jokowi adalah dari sisi ekonomi. Ekonomi Indonesia akan terganggu atau defisit semakin dalam jika tahun 2024 dilaksanakan pemilu. Ekonomi Indonesia saat ini saja belum berjalan normal dan defisit anggaran masih tinggi. Mulai 2023, defisit APBN tidak boleh lebih dari 3 persen. Dengan demikian, defisit anggaran negara kembali ke aturan UU Keuangan Negara, yaitu berada di bawah 3%.









