Polisi Myanmar Gunakan Granat Kejut untuk Bubarkan Demonstran

oleh -38 views

Porostimur.com | Naypyidaw: Polisi Myanmar bergerak cepat pada Ahad (28/2/2021) untuk membubarkan protes terhadap junta militer.

Polisi bahkan melemparkan stun grenade alias granat kejut dan menembak ke udara pada Ahad sebagaimana dilansir Thomson Reuters Foundation News.

Sejumlah saksi mengatakan kepada Thomson Reuters Foundation News bahwa beberapa orang terluka.

Beberapa orang berlumuran darah terlihat dibawa menjauh dari aksi protes di kota terbesar Myanmar, Yangon.

Melalui gambar yang beredar di media sosial, tidak jelas apakah para korban terluka oleh peluru karet atau tembakan.

Kelompok media Myanmar Now bahkan mengeklaim, beberapa orang “ditembak mati” tetapi tidak merinci lebih lanjut.

Tindakan polisi itu dilakukan setelah televisi pemerintah mengumumkan bahwa Duta Besar Myanmar untuk PBB Kyaw Moe Tun telah dipecat.

Junta militer mengatakan, Kyaw Moe Tun mengkhianati negara dan berbicara untuk organisasi tidak resmi yang tidak mewakili Myanmar.

Baca Juga  Remaja 16 Tahun di Tobelo Dilaporkan Hilang, Polisi Minta Bantuan Masyarakat

Kyaw Moe Tun juga dianggap telah menyalahgunakan kekuasaan dan tanggung jawab seorang duta besar.

Myanmar dilanda kekacauan ketika tentara merebut kekuasaan dan menahan Aung San Suu Kyi beserta sejumlah tokoh National League for Democracy (NLD) pada 1 Februari.