Presiden Jokowi Mesin Suara Prabowo-Gibran

oleh -21 views
Tarmidzi Yusuf, Kolumnis

Oleh: Tarmidzi Yusuf, Kolumnis

Kemenangan sementara Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 pasca penetapan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) diduga kuat peran Presiden Jokowi dalam pemenangan Prabowo-Gibran.

Keluarnya putusan MK No 90/2023 sebagai pintu gerbang lolosnya putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang tak lain adalah keponakannya Ketua Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman.

Pencopotan Anwar Usman dari Ketua MK dan penetapan Anwar Usman telah melakukan pelanggaran etika berat oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah mengkonfirmasi putusan MK No 90/2023 yang mengubah Pasal 169 huruf q UU No 7/2017 tentang Pemilu:

“Persyaratan menjadi calon Presiden dan calon Wakil Presiden adalah) berusia paling rendah 40 (empat puluh) tahun.”

Baca Juga  Skuad Portugal untuk Piala Eropa 2024: Cristiano Ronaldo Dipanggil

Menjadi:

“Berusia paling rendah 40 (empat puluh) tahun atau pernah/sedang menduduki jabatan yang dipilih melalui pemilihan umum termasuk pemilihan kepala daerah.”

Putusan MK 90/2023 tidak bulat. Dari 9 (sembilan) Hakim Konstitusi 4 hakim dissenting opinion alias menolak putusan MK No 90/2023 yang mengubah Pasal 169 huruf q UU No 7/2017 tentang Pemilu.

Keempat Hakim Konstitusi yang menolak adalah Suhartoyo, Saldi Isra, Wahiduddin Adams, dan Arif Hidayat. Sementara lima hakim konstitusi lainnya menyetujui termasuk adik ipar Presiden Jokowi yang juga pamannya Gibran Rakabuming Raka, Anwar Usman.

No More Posts Available.

No more pages to load.