Rektor STAI Labuha Diduga Korupsi Beasiswa dan Minta Uang Rp35 Juta ke Pegawai agar Ikut Wisuda

oleh -144 views
Penyidikan dugaan korupsi dana beasiswa STAI Alkhairaat Labuha Tahun Anggaran 2024 terus bergulir. Di tengah proses yang kini ditangani Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan, sejumlah fakta baru mulai mencuat, mulai dari dugaan adanya mahasiswa fiktif penerima beasiswa hingga dugaan penawaran mengikuti wisuda melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) kepada sejumlah pegawai dengan biaya sekitar Rp35 juta. Foto: Ilustrasi/AI

Porostimur.com, Labuha – Penyidikan dugaan korupsi dana beasiswa STAI Alkhairaat Labuha Tahun Anggaran 2024 terus bergulir. Di tengah proses yang kini ditangani Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan, sejumlah fakta baru mulai mencuat, mulai dari dugaan adanya mahasiswa fiktif penerima beasiswa hingga dugaan penawaran mengikuti wisuda melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) kepada sejumlah pegawai dengan biaya sekitar Rp35 juta.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Porostimur.com, Kamis (9/7/2026), perkara ini bermula dari banyaknya pengaduan mahasiswa STAI Alkhairaat Labuha yang mengaku masih harus membayar biaya kuliah, padahal mereka disebut sebagai penerima program beasiswa Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan dikabarkan meminta Inspektorat melakukan audit terhadap penyaluran dana beasiswa.

Baca Juga  Prancis dan Maroko Berebut Tiket Semifinal, Les Bleus Waspadai Misi Balas Dendam Atlas Lions

Hasil audit disebut menemukan puluhan nama mahasiswa yang tidak terdaftar dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI). Temuan itu kemudian memunculkan dugaan adanya mahasiswa fiktif dalam daftar penerima beasiswa.

“Karena banyak pengaduan dari mahasiswa yang merasa masih membayar kuliah, sementara katanya ada beasiswa, maka pihak dinas terkait meminta Inspektorat melakukan audit. Hasilnya ditemukan puluhan mahasiswa yang tidak ada di PDDIKTI. Itu artinya diduga mahasiswa fiktif,” ungkap sumber yang mengetahui persoalan tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.