Rumput Laut Tual dan Maluku Tenggara Disiapkan Untuk Ekspor

oleh -200 views

“Rumput laut itu unik, dan ini sangat merakyat. Tapi jika dikembangkan maksimal bisa menjadi sumber ekonomi besar,” ujar Tebe.

Untuk itu, KKP melakukan terobosan-terobosan untuk terus mengembangkan rumput laut salah satunya, penyediaan bibit rumput laut berkualitas hasil teknologi kultur jaringan atau metode reproduksi vegetatif yang mengembangbiakan potongan jaringan pada media hingga membentuk individu baru. Dimana, dengan pengaplikasian teknologi ini dinilai dapat memperbaiki mutu bibit rumput laut.

“Hingga kini, KKP telah memberi tugas kepada enam Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya sebagai pusat penghasil bibit rumput laut kultur jaringan. Diantaranya Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung, Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon dan Lombok, Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau Jepara, serta Balai Perikanan Budidaya Air Payau Situbondo dan Takalar,” ujar Tebe lagi.

Baca Juga  Dede Yusuf: Reforma Agraria Kunci Keadilan Ekonomi di Maluku

Disamping itu juga terobosan selain melalui kebun bibit rumput laut yaitu dengan penyediaan sarana prasarana yang digunakan untuk memproduksi bibit rumput laut yang berkualitas. Sehingga manfaat yang dihasilkan kebun bibit rumput laut yaitu penyediaan bibit rumput laut yang bermutu secara berkelanjutan, peningkatan pendapatan pembudidaya rumput laut, penyerapan tenaga kerja dan peningkatan produksi rumput laut tercapai. Yang pada akhirnya tujuan kita menjadikan rumput laut sebagai sumber pendapatan dan peningkatan ekonomi masyarakat bisa terwujud. 

No More Posts Available.

No more pages to load.