Sebaiknya Aku Mengerti

oleh -658 views

Assalamu’alaikum Sya…
Minggu depan saya tunangan dengan Rara. Maafin saya Sya.. sebenernya saya gak pernah setuju sama pertunangan ini. Saya masih ada rasa sama kamu Sya. Saya hanya terpaksa bertunangan dengan Rara, karena dia mengidap suatu penyakit yang sangat serius Sya. Tolong datang ke acaraku ya Sya..
Wassalamu’alaikum..
Dari: Karel

Aku menitikkan air mata setelah membaca surat itu. Aku tak kuasa untuk membendung air mataku lagi. Aku berjalan menyusuri lorong kampus, dengan keadaan berderai air mata.

Satu minggu telah berlalu, kini saatnya aku menghadiri acara pertunangan Karel dengan Rara. Aku mempersiapkan diriku serapih mungkin. Hari ini Noni akan menjemputku. “Hai Sya”. “Hai Non, sudah datang?”. “Sudah dong. Rapih banget Sya?”. “Emm? Kerapihan ya?”. “Ya gak juga sih, ya udah yuk, cepetan berangkat”. “Okeyy, tunggu di mobil saja ya Non”. “Siapp”.

Baca Juga  Kukuhkan 97 Wisudawan, IAKN Ambon Tegaskan Komitmen Cetak SDM Unggul

Setelah selesai berdandan, aku segera menemui Noni di mobil. “Hai Non” ucapku sambil masuk ke dalam mobil. “Eh Sya udah selesai?”. “Udah lah, kalo belum ngapain aku kesini” ucapku menggurau. Suasana di dalam mobil sunyi senyap. “Sya, apa kamu yakin mau menghadiri acara itu?” ucap Noni memecahkan suasana sunyi itu. Aku hanya menolehkan kepalaku ke arahnya, dan segera menepikan mobilku. “Aku juga bingung Non. Apa aku kuat kalau ngeliat mereka berdua bertukar cincin?”. “Sudahlah Sya, kalau kamu gak kuat ya kita gak usah kesana”. “Tapi? Karel yang menyuruhku untuk datang Non” ucapku sambil menjalankan mobilku kembali. “Baiklah itu hak mu untuk memilih”.

No More Posts Available.

No more pages to load.