Ali Imran (آل عمران) atau Aali ‘Imran merupakan nama surat ketiga dalam Mushaf Al-Qur’an. Ali Imran artinya keluarga Imran. Siapakah keluarga Imran yang diabadikan Allah dalam Al-Qur’an?
Untuk diketahui, Surat Ali ‘Imran terdiri 200 ayat dan termasuk golongan Surat Madaniyyah. Dinamakan Ali ‘Imran karena memuat kisah keluarga ‘Imran yang di dalamnya diceritakan kisah kelahiran Nabi Isa ‘alaihissalam bin Maryam. Surat Ali ‘Imran dan Al-Baqarah dinamakan Az-Zahrawaani (dua yang cemerlang), karena kedua surat ini menyingkapkan hal-hal yang disembunyikan para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi Isa, kedatangan Nabi Muhammad ﷺ dan sebagainya.
Keutamaan membaca dan mengamalkan Surat Ali Imran disebutkan An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu ‘anhu berkata, aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:
يُؤْتَى يَوْمَ القِيَامَةِ بِالقُرْآنِ وَأهْلِهِ الَّذِيْنَ كَانُوا يَعْمَلُونَ بِهِ فِي الدُّنْيَا تَقْدُمُهُ سُوْرَةُ البَقَرَةِ وَآلِ عِمْرَانَ ، تُحَاجَّانِ عَنْ صَاحِبِهِمَا
Artinya: “Pada hari Kiamat, Al-Qur’an akan didatangkan dan juga para ahlinya yaitu orang-orang yang mengamalkannya di dunia. Didahului oleh Surat Al-Baqarah dan Ali ‘Imran, keduanya menjadi hujjah bagi orang yang membacanya.” (HR Muslim)










