Stunting Politik

oleh -633 views

Bisa dibayangkan, efek stunting bukan hanya tentang gangguan pertumbuhan fisik, namun juga berdampak pada terhambatnya perkembangan kognitif, motorik, dan meningkatnya risiko obesitas serta penyakit degeneratif lainnya; menurunnya kesehatan reproduksi, kapasitas belajar, produktivitas dan performa kebahagiaan pada anak

Berdasarkan data UNICEF, Indonesia menempati posisi keempat dengan populasi anak terbesar di dunia yaitu sebanyak 80 juta jiwa. Statistik
Indonesia melalui Survei Studi Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI), tidak kalah mengejutkan dengan tingkat prevalensi stunting terbesar 27,67 persen pada tahun 2019.

Dari data itu, dapat disimpulkan bahwa 1 dari 3 balita di Indonesia mengalami stunting. Lebih jauh lagi, angka itu masih di atas standar yang ditetapkan oleh WHO bahwa prevalensi stunting di suatu negara tidak boleh melebihi 20 persen. Meski begitu, pemerintah telah mencangkan target yang begitu ambisius dapat mencapai angka stunting 14 persen di tahun 2024.

Baca Juga  Pemprov Maluku Tegaskan Tak Ada Kompromi Tambang Ilegal di Gunung Botak

Pada tahun 2018 Indonesia masih memiliki angka stunting sebesar 30,77 persen (Riskesdas, 2018). Sementara kondisi Maluku Utara pun begitu menyedihkan. Dengan angka prevalensi stunting sebesar 29,1 persen atau di atas rata-rata nasional 27,6 persen.

No More Posts Available.

No more pages to load.