Sudah Makan Korban, Dinas PUPR Maluku Bilang Trotoar di Kota Ambon Belum Finishing

oleh -0 Dilihat

Senada dengan AV, Stevi (50) yang berprofesi sebagai tukang becak mengatakan, sebenarnya mereka buat tata Kota untuk dilihat bagus, cuma mereka harus memikirkan orang juga karena ini buat susah orang.

“Kadang-kadang beta talucu lai kalo jalan tapi karena pemerintah sudah biking bagini sudah terlanjur mau bilang apa lai sudah terjadi to?,” katanya.

Ketika ditanya ke Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas PUPR Maluku, Ella Sopalauw, menyatakan tegel yang dikatakan licin tersebut memang belum selesai dikerjalan karena harus dilakukan finishing dengan coating  (lapisan) anti slip,

“Nanti finishing akhir akan di Coating  Anti selip dengan Produk yang diaplikasikan JOTUN EPOXY Penguard Clear Sealer 2 diatas keramik Jotun merupakan komponen Epoxi yang didesain untuk aplikasi diatas concrete/ beton/semen/ceramic,” jelasnya.

Ella juga mengatakan, penilaian masyarakat bahwa tegel tersebut tidak anti selip alias licin merupakan penilaian terburu-buru. Pekerjaan trotoar di Kota Ambon itu katanya belum pada tahap penyelesaian atau finishing akhir.

Baca Juga  Galian C Wai Riuwapa Disorot, KNPI Desak Polres SBB Periksa Legalitas

Tegel pesanan khusus bertulisan Ambon City of Music memiliki ketahanan yang kuat dan keras karna berbahan dasar epoxy. Dan untuk area yang membutuhkan kekasaran bisa ditambahkan butiran agregate sebagai bahan agar area tersebut menjadi area antislip,” ujarnya.