“Sebagai jaminan kualitas pada saat trotoar, kami akan memberikan pendampingan Coating Inspector untuk mengawasi proses aplikasi di lapangan. Bahan ini sudah banyak pakai di Daerah Jawa terutama Jawa Timur,” tambahnya.
Sopalauw berharap masyarakat Kota Ambon bisa bersabar terkait pekerjaan karena tergantung pada situasi cuaca,
“Untuk saat ini pekerjaannya dibutuhkan cuaca panas. Jadi kita mohon masyarakat bisa bersabar karena kita terkendala dengan cuaca Kota Ambon yang lagi musim penghujanan,” tutupnya.
Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, juga ikut mengomentari masalah trotoar ini.
Walikota bilang, menurut penjelasan dari penanggung jawab programnya yaiitu Kepala Dinas PU Provinsi bahwa pekerjaan ini belum selesai.
Richard menyebut pengerjaan trotoar ini nanti kalau sudah selesai ada tahap berikut yaitu mereka akan buat finishing dalam bentuk istilah coating jadi nanti kalau sudah coating ternyata masih juga licin nanti kita evaluasi.
“Cuma satu yaitu harus hati-hati karena belum coating, karena menurut Kepala Dinas PUPR, masih ditindaklanjuti dengan tindakan teknis yaitu coating, kalau sudah dicoating permukaannya akan kasar,” kata walikota.
“Itu yang saya bilang buat Kepala Dinas PUPR, kalau ada yangsudah selesai, dicoating lebih awal supaya jadi contoh. Jangan tunggu semua selesai. Kalau bisa yang sudah selesai dicoating. Tapi intinya ada yang belum selesai, kan ini terkait dengan kontainer dan sebagainya,” pungkasnya. (nicolas)




