Masalah seperti ini, akunya, tentu saja turut menjadi atensi tersendiri bagi pihaknya.
“Kita nanti akan bantu, karena Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) punya tanggngjawab yang jauh lebih besar terkait mutu pendidikan. Seperti FKIP mengajar. Para dosen yang turun mengajar di sekolah-sekolah, kemudian mahasiswa yang semester 7 juga turut membangun untuk belajar lagi, di kampung-kamping di daerah kecamatan untuk membangun pemerintah kabupaten kota,” terangnya.
Salah satu wilayah yang mendapatkan perhatian serius dari pihaknya, tambahnya, yakni Kabupaten Kepulauan Aru.
“Sebenarya sasaran tepat di kabupaten yang paling terluas dalam adalah Kabupaten Kepulauan Aru (Dobo), dengan sebaran dua kecamatan yaitu Aru Utara dan Selatan luar. Bayangkan, fasilitas lampu saja belum ada. Apalagi tower signal? Untuk charge peralatan elektronik saha sudah susah apalagi bisa berkomunikasi?” pungkasnya. (liehu)





