Tegaskan Tak Ada Penyerahan Senjata, Hamas: Kesepakatan Gaza Bergantung pada Israel

oleh -74 views
Hamas menegaskan kesepakatan bertahap untuk mengakhiri perang di Gaza bukan berarti menyerah atau meletakkan senjata. Kelompok perlawanan Palestina itu justru menyebut pelaksanaan kesepakatan tersebut sepenuhnya bergantung pada kesediaan Israel memenuhi kewajibannya, mulai dari penarikan pasukan hingga membuka akses bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Hamas berulang kali menyatakan proses tersebut tidak dapat dipisahkan dari komitmen Israel terkait penarikan pasukan, akses kemanusiaan dan rekonstruksi.

Hamas Skeptis terhadap AS dan Israel

Di tengah proses tersebut, persoalan kepercayaan menjadi salah satu hambatan terbesar.

Ketika ditanya apakah Hamas mempercayai Washington dan Israel akan menjalankan kesepakatan, Qaddoumi mengatakan pengalaman sebelumnya justru membuat pihaknya skeptis.

“Tidak ada yang namanya kepercayaan atau keyakinan. Pengalaman sejarah tidak positif ketika berurusan dengan Amerika atau Israel,” ujarnya.

Qaddoumi menunjuk pada sejumlah komitmen sebelumnya yang menurut dia tidak dijalankan secara konsisten. Bahkan, menurutnya, gencatan senjata yang sebelumnya diumumkan belum sepenuhnya menghentikan kekerasan.

Ia menyebut lebih dari 1.200 warga sipil telah tewas sejak gencatan senjata diberlakukan, termasuk warga yang berada di kamp-kamp pengungsi.

Baca Juga  Blok Masela Bakal Geser Peta Energi Global, Maluku Diminta Siapkan Langkah Strategis

Di saat yang sama, menurut Qaddoumi, perbatasan masih tertutup, bantuan kemanusiaan belum mengalir sebagaimana mestinya, material rekonstruksi masih diblokir, sementara Komite Nasional Palestina yang dibentuk di Mesir belum diizinkan memasuki Gaza.

“Itulah mengapa kami skeptis. Kami berhak untuk skeptis,” katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.