Tindak Lanjut Program Prioritas, Pj. Bupati KKT Serahkan 119 Bantuan untuk Balita Stunting

oleh -25 views

Porostimur.com, Saumlaki – Sejalan dengan program prioritas nasional sebagaimana termaktub dalam RPJMN 2020-2024 adalah percepatan penurunan stunting pada balita, maka Penjabat Bupati Kepulauan Tanimbar Piterson Rangkoratat telah mengimplementasikan hal tersebut dalam salah satu dari lima program prioritas kerja.

Hal tersebut kemudian diwujudkan melalui program dan kegiatan yang tersebar pada beberapa organisasi perangkat daerah yang bertujuan mengendalikan laju pertumbuhan stunting di Tanimbar yang cukup tinggi sehingga mewujudkan turunnya prevalensi stunting nasional hingga 14%.

Dalam arahannya sebelum menyerahkan bantuan tersebut, Piterson Rangkoratat menyampaikan beberapa hal terkait pelaksanaan program tersebut diantaranya Tanimbar merupakan kabupaten dengan tingkat prevalensi cukup tinggi di Maluku dan kecamatan Tanimbar Utara merupakan salah satunya.

“Data yang ada pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar menunjukkan bahwa Tanimbar Utara termasuk salah satu Kecamatan yang memberikan kontribusi terbesar untuk bayi balita stunting setelah Kecamatan Tanimbar Selatan,” sebut Pj Bupati Tanimbar Piterson Rangkoratat di Gedung Temar Lolan, Kecamatan Tanimbar Utara, Larat, Selasa (30/1/2024).

Menurutnya, kondisi ini benar-benar mengingatkan kepada kita bahwa tanggung jawab untuk menjaga kesehatan bayi balita stunting di lingkungan keluarga masing-masing menjadi sangat penting, karena peran yang kita lakukan secara terfokus untuk menjaga, membimbing dan merawat anak-anak yang dianugerahi Tuhan dalam kehidupan keluarga.

Rangkoratat mengingatkan bahwa selain disebabkan oleh aspek kesehatan tapi juga dari aspek non kesehatan, sering juga menimbulkan atau memicu terjadinya kondisi kesehatan yang kurang baik di lingkungan keluarga masing-masing.

“Misalnya sanitasi kita atau lingkungan kita yang tidak terjaga dan terawat dengan baik, kemudian air bersih yang kita konsumsi sering dianggap sepele tetapi itu juga sering memicu banyak persoalan yang terkait dengan kesehatan,” ujarnya.

Mengakhiri arahan Rangkoratat berharap bantuan paket makanan tambahan yang diberikan kepada bayi balita stunting itu benar-benar dimanfaatkan dengan baik.

Baca Juga  Diduga Gagal Raih Kursi DPRD, Caleg PSI di Ende NTT Bangun Tembok di Jalan

“dimanfaatkan dengan baik artinya kalau itu diperlukan untuk bayi balita stunting maka diberikan kepada bayi balita secara teratur sesuai dengan petunjuk yang telah diberikan kepada kita terutama ibu-ibu, karena ada kejadian di lapangan bantuan yang diberikan kepada bayi balita stunting ternyata tidak saja dikonsumsi oleh bayi balita stunting tetapi satu keluarga mengkonsumsi bantuan tersebut,” katanya.

Penyaluran makanan tambahan kepada 119 balita stunting tersebut tersebar pada 4 kecamatan, dan proses penyerahannya dilakukan langsung oleh Pj Bupati Tanimbar Piterson Rangkoratat yang disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan, Forkopimcam serta stakeholder lainnya. Diawali dari kecamatan Tanimbar Utara dengan jumlah bantuan 54 paket makanan tambahan pada 2 lokasi berbeda yaitu di Kota Larat dan Desa Keliobar.

Baca Juga  KontraS Menang Lawan Setneg di PTUN soal Bintang Jasa Eurico Guterres

Khusus di Kota Larat, bantuan ini diberikan kepada balita stunting dari sebanyak 31 penerima bantuan yaitu desa Lelingluan 9 paket, desa Ritabel 7 paket, desa Ridol 7 paket dan desa watidal 8 paket.

Sedangkan di desa Keliobar diserahkan kepada balita stunting asal desa Keliobar, Kelaan, Lamdesar Timur dan Lamdesar Barat dengan total bantuan 23 paket makanan tambahan yang berisikan Telur, Beras, Susu, Kacang Hijau, dan Gula.

Selanjutnya dari Tanimbar Utara rombongan menuju Kecamatan Nirunmas dan menyerahkan 24 paket, disusul kecamatan Kormomolin dengan 19 paket dan kecamatan Wertamrian mendapat bantuan makanan tambahan kepada balita stunting sebanyak 33 paket. (Frets Besitimur)

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.