“Saya rasa sulit untuk bertaruh melawan Messi,” ujar Trump.
Ia juga memuji Presiden Argentina Javier Milei yang disebutnya sebagai teman dekat, meski Milei tidak hadir langsung di stadion karena alasan takhayul.
Namun prediksi Trump tidak terbukti. Argentina justru tampil di bawah tekanan sepanjang pertandingan dan gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran. Spanyol akhirnya keluar sebagai juara dunia setelah Ferran Torres mencetak gol kemenangan pada babak tambahan waktu.
Sempat Disorot karena Dugaan Intervensi
Kehadiran Trump di final Piala Dunia juga mengingatkan publik pada kontroversi yang sempat menyeret namanya selama turnamen berlangsung.
Trump sebelumnya menjadi sorotan setelah muncul klaim bahwa ia melakukan intervensi terkait kartu merah yang diterima penyerang Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun. Setelah polemik tersebut mencuat, FIFA dilaporkan membatalkan sanksi kartu merah terhadap Balogun.
Meski demikian, keputusan itu tidak mampu mengubah nasib tuan rumah. Amerika Serikat tetap tersingkir dari Piala Dunia setelah menelan kekalahan telak 0-4 dari Belgia pada 7 Juli 2026.
Dengan kekalahan Argentina di partai final, prediksi Trump mengenai keunggulan Lionel Messi pun tidak menjadi kenyataan. Sebaliknya, Spanyol sukses mengakhiri penantian 16 tahun untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia.









