Trump Klaim Ambil Alih Minyak Venezuela, Dunia Soroti Ambisi Energi AS

oleh -297 views
AS berupaya menguasai cadangan minyak besar Venezuela pascapenangkapan Nicolas Maduro guna amankan pasokan energi global dan menurunkan harga bahan bakar dunia. (AP/AP)

Minyak Venezuela dikenal sebagai heavy, sour crude, jenis minyak berat dengan kandungan sulfur tinggi yang sangat dibutuhkan oleh kilang-kilang di Pantai Teluk AS. Jika pasokan ini mengalir tanpa hambatan, harga minyak dan bensin global berpotensi turun signifikan.

Untung untuk Kilang, Ancaman bagi Produsen AS

Analis energi Kevin Book dari ClearView Energy Partners menyebut peningkatan pasokan minyak mentah berat Venezuela akan sangat menguntungkan kilang-kilang AS.

“Pasokan ini membantu menurunkan harga energi dan memungkinkan kilang AS memproses lebih banyak minyak berat yang langka, sekaligus meningkatkan produksi diesel dan avtur,” ujarnya.

Namun, ia mengingatkan bahwa derasnya pasokan minyak ini juga berpotensi menekan harga minyak global, yang pada akhirnya bisa mengurangi profitabilitas produsen minyak mentah AS sendiri.

Skeptisisme dan Tantangan Pemulihan

Meski Trump mendorong perusahaan-perusahaan minyak besar AS untuk kembali berinvestasi, sejumlah pakar menyatakan skeptisisme. Pengalaman pahit nasionalisasi pada 2007 masih membekas, ketika Exxon Mobil dan ConocoPhillips kehilangan proyek bernilai miliaran dolar.

Baca Juga  PERISAI Desak Bupati SBB Copot Sekda Usai Rentetan Temuan BPK di Setda

Pakar energi dari Columbia University Daniel Sternoff, menegaskan bahwa stabilitas politik adalah syarat mutlak sebelum investasi besar dilakukan.

No More Posts Available.

No more pages to load.