Berikut adalah daftar 10 kota termiskin di Indonesia berdasarkan data terbaru dari Databoks:
- Kota Tual (Maluku): 20,68% Kota Tual menduduki posisi teratas sebagai kota termiskin di Indonesia. Terletak di gugusan Kepulauan Kei, Maluku, kota ini menghadapi tantangan besar dalam pembangunan ekonomi. Faktor geografis dan keterbatasan infrastruktur menjadi hambatan utama dalam upaya pengentasan kemiskinan.
- Kota Subulussalam (Aceh): 16,41% Sebagai kota termuda di Aceh, Subulussalam masih berjuang mengatasi masalah kemiskinan. Keterbatasan lapangan kerja dan rendahnya tingkat pendidikan menjadi faktor utama tingginya angka kemiskinan di kota ini.
- Kota Gunungsitoli (Sumatera Utara): 14,78% Terletak di Pulau Nias, Gunungsitoli menghadapi tantangan dalam hal aksesibilitas dan pengembangan ekonomi. Ketergantungan pada sektor pertanian tradisional dan kurangnya diversifikasi ekonomi berkontribusi pada tingginya angka kemiskinan.
- Kota Bengkulu (Bengkulu): 14,71% Sebagai ibukota provinsi, Bengkulu masih menghadapi masalah kemiskinan yang cukup serius. Ketimpangan pembangunan dan terbatasnya lapangan kerja formal menjadi penyebab utama tingginya angka kemiskinan di kota ini.
- Kota Sabang (Aceh): 14,59% Meski memiliki potensi pariwisata yang besar, Sabang masih termasuk dalam daftar kota termiskin di Indonesia. Ketergantungan pada sektor pariwisata yang fluktuatif dan kurangnya pengembangan sektor ekonomi lain menjadi tantangan utama.
- Kota Sorong (Papua Barat): 14,41% Sorong, yang sebelumnya sering disebut sebagai kota termiskin, kini berada di urutan keenam. Meski demikian, kota ini masih menghadapi masalah kemiskinan yang signifikan, terutama terkait dengan ketimpangan pembangunan dan terbatasnya akses terhadap layanan dasar.
- Kota Lhokseumawe (Aceh): 12,65% Meskipun memiliki potensi industri yang cukup besar, Lhokseumawe masih termasuk dalam daftar kota termiskin. Penurunan aktivitas industri migas dan lambatnya pengembangan sektor ekonomi alternatif menjadi penyebab utama.
- Kota Tanjungbalai (Sumatera Utara): 12,31% Kota pelabuhan ini menghadapi tantangan dalam diversifikasi ekonomi. Ketergantungan pada sektor perikanan dan perdagangan tradisional, serta terbatasnya investasi, berkontribusi pada tingginya angka kemiskinan.
- Kota Tasikmalaya (Jawa Barat): 11,53% Sebagai kota terbesar kedua di Jawa Barat, Tasikmalaya masih menghadapi masalah kemiskinan yang cukup serius. Ketimpangan pembangunan dan kurangnya lapangan kerja formal menjadi faktor utama.
- Kota Sibolga (Sumatera Utara): 11,42% Kota pelabuhan di pantai barat Sumatera ini menghadapi tantangan dalam pengembangan ekonomi. Keterbatasan lahan dan kurangnya diversifikasi ekonomi menjadi penyebab utama tingginya angka kemiskinan. (red/liputan6)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









