7 Sifat Wanita yang Tidak Boleh Dinikahi, Menurut Imam Al-Ghazali

oleh -412 views

Tampil cantik di depan suami sebenarnya merupakan salah satu sunnah yang perlu dilakukan seorang istri. Sebab, hal ini akan terus menumbuhkan cinta kasih di antara suami dan istri. Namun, tentu hal ini tidak perlu dilakukan sepanjang hari yang mengarah pada sifat boros dan berlebihan. Terlebih kalau dia sampai mengabaikan kewajibannya yang lain di dalam pernikahan.

Sedangkan arti Al-Barraqah yang kedua ialah wanita yang suka mengata-ngatai makanan. Pernikahan tidak akan terasa membahagiakan, apabila seorang istri kerap mencela setiap makanan yang diberikan padanya.

6. Al-Shaddaqaah

7 Sifat Wanita yang Tidak Boleh Dinikahi, Menurut Imam Al-Ghazali

Sifat wanita yang tidak boleh dinikahi selanjutnya adalah Al-Shaddaqaah, yang diartikan sebagai wanita yang banyak bicara dalam makna negatif atau kerap bergunjing. Apabila wanita seperti ini dinikahi, maka pernikahan rentan konflik, karena dia sangat gemar mengomentari hal-hal negatif pada diri suaminya.

Baca Juga  Konfercab GP Ansor Tual Digelar, Gani Bugis Tekankan Penyegaran dan Penguatan Organisasi

Terlebih jika suami melakukan kesalahan, daripada melihat kesalahan tersebut dengan kasih sayang dan pemaafan, wanita Al-Shaddaqaah akan terus mencibir tanpa henti.

7. Kay’atul-Qafaa

7 Sifat Wanita yang Tidak Boleh Dinikahi, Menurut Imam Al-Ghazali

Yang terakhir adalah Kay’atul-Qafaa yang diartikan sebagai wanita dengan reputasi yang buruk.

Setiap orang pasti mendambakan pasangan dengan reputasi yang baik untuk dinikahi. Sebab, seseorang yang dikenal baik di masa kesendiriannya, niscaya mampu menjadi pasangan yang baik pula dalam pernikahan.

No More Posts Available.

No more pages to load.