Deputi Representatif Komisi HAM (UN-DH), Jesus Peña memberikan kecaman terhadap aksi pembunuhan kepada seorang jurnalis sekaligus komunikator. Pasalnya memberikan reportase dan opini merupakan tugas keseharian mereka dan seharusnya bukanlah merupakan aktivitas yang beresiko sesuai dengan cara demokrasi.
Negara Bagian Veracruz selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah paling berbahaya bagi jurnalis dan reporter di Meksiko. Bahkan negara Amerika Utara itu selama ini dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat resiko kematian jurnalis terbesar di dunia. Pada tahun lalu, sebanyak satu per tiga jurnalis yang tewas terdapat di Meksiko.
Pasalnya Veracruz menjadi salah satu persinggahan penting dari rute perdagangan narkoba di Amerika. Bahkan politisi lokal dituding ikut ambil bagian aliansi dengan kelompok kriminal kartel narkoba.
Menanggapi aksi pembunuhan Romero ini, puluhan jurnalis melakukan aksi long-march pada Kamis di kota pelabuhan Veracruz. Bahkan kelompok pers mengatakan jika enam jurnalis dilaporkan tewas di Meksiko pada 2020 dan Romero menjadi jurnalis kelima yang tewas di negara itu pada tahun 2021 ini, dikutip dari The Guardian.
(red/idn-times)











