Kepulauan Maluku, Negeri Tanah Goyang dan Air Turun Naik

oleh -82 views

Catatan sejarah menyebutkan sejak 1600 sampai dengan 2015 mencatat lebih dari 85 kejadian tsunami terjadi di wilayah Maluku

Porostimur.com | Ambon: Kepulauan Indonesia sudah lama dicatat dalam sejarah sebagai salah satu kawasan di dunia yang rawan gempa. Letak Indonesia yang berada di antara empat lempeng tektonik menjelaskan semuanya. Keempat lempeng itu terdiri dari dua lempeng benua dan dua lempeng samudera.

Dilansir dari indonesia.go.id, Kepulauan Nusantara adalah kepulauan yang terbentuk karena pertemuan lempeng benua Eurasia dengan lempeng Australia yang semakin diperumit dengan pertemuan lempeng Filipina dan lempeng Pasifik. Dari semua itu ada satu tempat yang mempertemukan tiga kekuatan raksasa penggerak bumi itu yakni Kepulauan Maluku.

Baca Juga  Pernyataan Jusuf Kalla Harus Dimaknai Secara Kontekstual, Rasional, dan Realitas

Sekitar empat puluh persen kejadian tsunami di Indonesia berada di kepulauan Maluku. Catatan sejarah kebencanaan wilayah barat Samudera Pasifik dari 1600 sampai dengan tahun 2015 mencatat lebih dari 85 kejadian tsunami terjadi di wilayah Maluku.

Dalam kurun yang sama, catatan tsunami yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia terjadi sebanyak 210 kali. Artinya sekitar 40% kejadian tsunami terjadi di Kepulauan Maluku. Potensi kebencanaan itu semakin bertambah tinggi dengan ancaman tsunami jarak jauh yang berasal dari pergerakan lempeng Filipina, Jepang, dan Samudera Pasifik.