ESDM Pun Harus Diawasi
Bahlil secara khusus meminta Fraksi Partai Golkar memantau realisasi anggaran di berbagai kementerian, termasuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang saat ini dipimpinnya.
“Saya juga meminta kepada seluruh fraksi agar mengejar kementerian-kementerian yang realisasinya itu lambat, termasuk ESDM. Enggak apa-apa, itu kita harus fair,” tegasnya.
Ia menilai lambatnya realisasi anggaran pemerintah dapat berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi karena belanja pemerintah memiliki fungsi sebagai salah satu pemicu aktivitas ekonomi.
“Kalau belanja pemerintah sebagai trigger terhadap pertumbuhan lambat untuk dieksekusi, itu pasti akan terdampak pada lapangan pekerjaan dan pertumbuhan,” katanya.
Kritik Bukan Tanda Tak Mendukung Pemerintah
Bahlil kembali menegaskan bahwa keberadaan kader Golkar di pemerintahan maupun parlemen harus berjalan dalam satu semangat: mengawal pemerintahan sekaligus memastikan program benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat.
Karena itu, ia meminta para menteri dari Golkar tidak alergi terhadap kritik yang datang dari parlemen.
Koreksi, menurut Bahlil, justru diperlukan untuk menguji pelaksanaan kebijakan sekaligus memastikan setiap program pemerintah berjalan sesuai sasaran.
“Masukan-masukan yang konstruktif harus dimaknai sebagai bentuk dukungan kita kepada pemerintah,” pungkasnya.










