“Hingga Sabtu sore, KN SAR 242 Bharata telah melakukan penyisiran sejauh 42 NM dengan heading 68,71° ke arah timur dari titik awal, namun hasilnya masih nihil,” jelas Arafah.
Dengan tidak adanya temuan baru, operasi dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada Minggu (23/11/2025).
Berangkat dari Tulehu, Hilang Dua Hari Kemudian
Dari laporan yang diterima Basarnas, KM Maluku Prima Makmur 03 diketahui bertolak dari Pelabuhan Tulehu pada 8 November 2025 sekitar pukul 02.00 WIT. Kapal ini menuju spot memancing di Laut Banda.
Musibah itu baru diketahui pada Kamis (20/11/2025), setelah pemilik kapal menerima informasi bahwa kapalnya terbakar di koordinat 4°33’52.20″S – 128°48’33.55″E sekitar pukul 17.50 WIT.
Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap 11 ABK masih menjadi fokus utama tim SAR dan unsur terkait. Operasi lanjutan direncanakan meliputi perluasan area pencarian dengan mempertimbangkan arus, angin, dan pola hanyut di Laut Banda.
Berikut Daftar Nama Para ABK yang belum ditemukan:
- Yakob Arnyanyi (Nahkoda/60)
- Kien Julson Sabandar (ABK/51)
- Misran Sumenda (ABK/51)
- Finsen Rahayaan (ABK/27)
- Deki Tatael (ABK/59)
- Hengki Tatael (ABK/21)
- Agung Mamentiwalo (ABK/29)
- Oksin Tatael (ABK/29)
- Otnjel Kolotja (ABK/51)
- Jefry Langelo (ABK/62)
- Melvin Rolando Hitalessy (ABK/26)
(red)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com









