Bantah Nepotisme Pembangunan, Jubir Pemkot Ambon: Jalan dan Air Bersih Ditentukan Berdasarkan Prioritas

oleh -16 Dilihat
Juru Bicara Pemkot Ambon Ronald Lekransy, menegaskan Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena dan Wakil Wali Kota Ely Toisutta tidak menggunakan praktik nepotisme dalam menentukan arah pembangunan.

Selain itu, pekerjaan pemeliharaan jalan aspal pada ruas Jembatan Jodoh memiliki pagu anggaran Rp1 miliar.

“Untuk pekerjaan aspal Jembatan Jodoh, kami sudah melaksanakan proses tender. Saat ini sementara menyiapkan beberapa administrasi sebelum pekerjaan dilakukan. Targetnya minggu depan sudah mulai aksi di lapangan,” ujarnya.

Sejumlah ruas dengan kerusakan ringan juga akan ditangani melalui anggaran pemeliharaan atau program zero hole. Di antaranya kawasan sekitar Jalan Gunung Malintang dan Kanawa.

Pemkot Ambon juga tidak hanya mengandalkan APBD. Pemerintah kota terus memperjuangkan dukungan pemerintah pusat melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) Kementerian Pekerjaan Umum.

Menurut Lekransy, sejumlah ruas yang diperjuangkan Wali Kota bersama dinas teknis melalui program tersebut telah dinyatakan lolos.

Baca Juga  Warga Beringin Lamo Desak DPMD Haltim Usut Dugaan Perubahan Berkas Calon BPD

“Sejumlah ruas jalan yang diperjuangkan Wali Kota Ambon bersama dinas teknis melalui program IJD telah dinyatakan lolos, yakni Waiheru, Nania dan Wailete,” ungkapnya.

Pengembangan Air Bersih Juga Dilakukan Bertahap

Persoalan pemerataan tidak hanya menyangkut jalan. Ketersediaan air bersih juga menjadi salah satu perhatian Pemkot Ambon.

Lekransy mengatakan pembangunan jaringan dan penanganan kebocoran dilakukan secara bertahap oleh dinas teknis berdasarkan skala prioritas.

No More Posts Available.

No more pages to load.