Atas prestasi yang diraih tersebut, Astuti berharap jajaran Bawaslu di tingkat Kabupaten dan Kota dapat megikuti jejak prestasi yang ditujunkan oleh Bawaslu Provinsi Maluku. Perempuan ramah ini mengatakan untuk meraih predikat tersebut tentunya tidaklah mudah, perlu ada keseriusan PImpinan di daerah untuk membenahi sarana prasarana dan memahami regulasi terkait dengan pelayanan informasi Publik.
“Beberapa permasalahan yang kami dapatkan di Kabupaten dan Kota adalah kurangnya perhatian pimpinan dalam pengelolaan PPID, maka dampakanya pengelolaan data tidak maksimal. Padahal dalam pemelaksanakaan fungsi pengawasan, Bawaslu harus memiliki data yang akurat untuk bisa mendapatkan peredikat informatif dari bawaslu RI,” lanjut dia.
Melalui kegiatan ini dia berharap jajaran Bawaslu di Kabupaten dan Kota dapat memahami regulasi dengan baik serta guna melakukan pengelolaan dan pelayanan informasi publik yang prima kepada masyarakat yang memang membutuhkan informasi terkait dengan kepemiluan.








