Ia kembali menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari pembelajaran tetapi awal dari pembelajaran sesungguhnya. “Ini bukan terminal terakhir buat Adik-adik, ada ruang perjuangan yang jauh lebih lebar, lebih panjang, lebih tinggi di luar sana yang akan dihadapi, yang akhirnya nanti akan terlihat siapa yang berhasil melewati lorong-lorong panjang tersebut,” pesan Raja Juli Antoni.
“Selamat untuk Adik-adik menjadi elit di negeri ini, kibarkan panji panji Universitas Muhammadiyah Malang di mana pun Adik-adik akan berkarya. Intinya tetaplah kembali ke almamater yang telah memberikan pendidikan kepada kalian semua,” tutup Raja Juli Antoni.
Dalam kesempatan tersebut, Raja Juli Antoni mengenakan jaket almamater UMM yang diberikan oleh Rektor UMM, Nazaruddin Malik dan Sekretaris Badan Pembina Hukum UMM, Fauzan. Almamater ini sebagai simbol akademik bagi semua civitas academica yang ada di UMM.
Turut mendampingi Wamen ATR/Waka BPN dalam acara ini, Tenaga Ahli Bidang Sumber Daya Manusia, Abd. Musawir Yahya; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, Lampri; serta Kepala Kantor Pertanahan se-Provinsi Jawa Timur. (MW/RT)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









