Ayahwa juga sudah menyurati Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah pusat serius menangani bencana yang menimpa Aceh Utara.
“Tolong lihat penderitaan rakyat kami, jangan anggap ini bencana biasa,” ujarnya.
Sebelumnya, beberapa bupati di Aceh, termasuk Aceh Timur, Aceh Selatan, Aceh Tengah, dan Pidie Jaya, sudah menyatakan ketidaksanggupan daerah masing-masing dalam menangani banjir dan longsor akibat dampak luas dan medan yang berat.
Pemerintah Pusat Turun Tangan
Mendagri Tito Karnavian memastikan pemerintah pusat akan menurunkan bantuan untuk daerah terdampak.
“Ini all-out semua, dari provinsi maupun pusat, untuk secepat mungkin menanggulangi bencana, diminta atau tidak diminta,” tegas Tito.
Banjir Aceh 2025 menjadi salah satu bencana terbesar di provinsi ini dalam beberapa tahun terakhir, memerlukan koordinasi cepat antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat agar penanganan darurat serta distribusi bantuan dapat berjalan efektif. (red/beritasatu)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com











